Jumat, 14 Desember 2012

tunu this day

sorry in advance translation using google translater, if there is an error says sorry

Thought about, patterned, spoken, and it's possible to read the works were created. A phenomenon or event within the scope of human life may be very much as it was well documented through visual arts, cultural behavior is that since the first one until now will be a feature or a symbol that civilization culture fame story

Starting from a sense of helplessness as they watched their own culture which began terburamkan glory, amid the publication of a story santernya visual technology continuously so absorbed uncontrollably which then produces a shift in the value of the initial culture is now shrinking, it may be necessary for the existence of the sage align mannered behavior.

 Way the world present here is a way that always remind and reinforce what we have in the past until the present time, the development of culture is of increasing human recollections clear weakening in the future we will have passed.

 This condition seems to require that we go back to the original settings, remembering and realizing how important culture that has been done to the next is a custom procedures and behavior of living matter are growing older.

From the level of the alpaan man who has experienced life in the barrage have a major influence in the development of the present culture. Circumference points form curves and lines that are often used to imply the intent and purpose of air-image as confirmed towards the repair time.

BATIK TUNU:

Culture of batik and to filter that much influence the process of the work Tunu, could be the work of a unification Tunu / development batik to the area between the two filters. Filters have a process that is not well in say easy, the identical characteristic on the filter, the filter is palpable and use gold color with a firm background color. Likewise Tunu little work experience on the same principle. Batik had a strong visual process and has a unique grip pattern in casting. The work Tunu more to pouring motif / image patterned batik.


Tunu's work can be applied to different areas of concentration of art, furniture, interior wall with manual work processes.
   Development of the world is happening on a large scale experienced by the pe-art in this century acceleration leave all the old habits, which makes the
turbulence artists increasingly demonstrate the quality and the role of the arts influence behavior later in life socially, batik Tunu hope there between.


"Culture is the Supreme Defence
Someday be used as a ride into the world with a growing competition form now, the acceleration is a way to leave all the old habits.
Originated from upstream development culture that is always exaggerated to increase rapidly leading to valuable financial return.
Pattern of the habit of looking and trying to guess all the possibilities that might not exist. Apply and harder proceeds will consider smb. Head pattern dikala think the role of continuous technology which often generate new behavior ".
 
 

workshop situation

terjadi kala kondisi

tersudut oleh keadaan

terkendala moral di kota ini

tak ada satupun yang akan pijar sendiri

terperanjat ketika lelah

kesibukan dan kabingungan adalah warna


Terperanga bukan juga kecewa

14-12-2012..3:58 pm













Kamis, 13 Desember 2012

tunu ini hari





Terfikir, terpola, terucap, dan terbaca mungkin untuk itulah karya-karya itu dibuat. Suatu  gejala ataupun kejadian dalam lingkup hidup manusia yang mungkin akan teramat banyak ketika itu terdokumentasikan dengan baik melalui karya rupa, laku budaya adalah salah satunya yang semenjak dahulu hingga sekarang akan menjadi satu ciri atau simbol kemashuran cerita peradaban itulah budaya.

Berawal dari ketidak berdayaan rasa ketika menyaksikan budaya sendiri yang mulai terburamkan keagungannya, ditengah santernya publikasi cerita tekhnologi visual yang secara terus menerus sehingga terserap secara tak terkendali yang kemudian menghasilkan sebuah pergeseran nilai tentang budaya awal yang semakin kini kian menyempit, mungkin perlu adanya sang bijak untuk menyelaraskan santun laku.

Dunia rupa yang hadir disini adalah rupa yang senantiasa mengingatkan dan memperkuat apa yang kita punya di waktu lalu hingga waktu kini, perkembangan budaya dewasa ini semakin memperjelas melemahnya keingatan manusia akan kita di masa yang telah terlampaui.

Kondisi ini sepertinya mengharuskan kita kembali ke pengaturan awal, dengan mengingat dan menyadari betapa pentingnya budaya yang sudah dilakukan secara turun menurun merupakan tata cara dan kebiasaan laku tentang materi hidup yang semakin menua.

Dari sisi tingkat ke alpaan manusia yang telah mengalami proses hidup secara  bertubi-tubi memiliki pengaruh besar dalam perkembangan budaya masa sekarang. Lingkar titik lekuk dan garis rupa yang seringkali digunakan untuk menyiratkan dalam maksud dan tujuan ber-imaji seolah menegaskan menuju perbaikan perkala waktu.



BATIK TUNU :


Budaya membatik dan men tapis yang banyak mempengaruhi proses terjadinya karya Tunu, Bisa jadi karya Tunu merupakan pemersatuan/pengembangan ke dua area antara batik dengan tapis. Tapis memiliki proses yang tidak juga di bilang mudah, ciri yang paling identik pada tapis, tapis bisa diraba dan menggunakan warna emas dengan warna latar tegas. Demikian juga karya Tunu sedikit mengalami prinsip yang sama. Batik mengalami proses visual yang kental dan memiliki pakem yang khas dalam penuangan corak. Karya Tunu lebih ke penuangan motif /gambar bercorak batik.

Karya Tunu bisa diaplikasikan ke berbagai wilayah konsentrasi seni, mebel, wall interior dengan proses pengerjaan manual.
 
Perkembangan dunia yang terjadi secara besar-besaran yang di alami oleh para pe-seni di abad ini percepatannya meninggalkan semua kebiasaan lama, yang membuat para pe-seni geliatnya semakin menunjukkan kualitas dan peran laku seni besar pengaruhnya dikehidupan sosial, batik Tunu berharap ada diantaranya.

“Budaya adalah Pertahanan Agung

Suatu saat bisa dijadikan sebagai tumpangan menuju persaingan seiring berkembangnya dunia rupa sekarang, yang percepatannya meninggalkan semua kebiasaan rupa lama.
Perkembangan yang berawal dari hulu budaya yang selalu dibesar-besarkan sehingga meningkat pesat menuju ke pengembalian yang bernilai financial.
Terpola dari kebiasaan mencari dan mencoba hingga menerka semua kemungkinan yang mungkin belum ada. Berlaku dan berproses lebih keras akan menuakan pola fikir dikala peran serta tekhnologi yang terus menerus yang tidak jarang menghasilkan laku baru”.